Pawai Taaruf Meriahkan Pembukaan MTQ ke-34 di Kayong Utara

Pawai Ta'aruf MTQ ke-34 Provinsi Kalimantan Barat: Gubernur Ria Norsan Tekankan Persatuan Umat Islam.

BERKABAR.CO.ID – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi membuka Pawai Taaruf dan Stan Pameran untuk Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026. Turut mendampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, serta Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara saat membuka acara tersebut di kawasan Pantai Pulau Datok pada Minggu 2 Juli 2026.

Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute pawai. Mereka menyaksikan langsung kafilah dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar serta berbagai unsur masyarakat Kayong Utara. Para peserta menampilkan beragam atraksi, busana bernuansa Islami, dan kekayaan budaya daerah sehingga memeriahkan jalannya pawai.

Dalam sambutannya Gubernur Norsan memuji keindahan alam Kayong Utara. Ia mengapresiasi semangat masyarakat yang tetap antusias mengikuti rangkaian kegiatan meskipun cuaca cukup terik.

Ia menegaskan bahwa esensi pelaksanaan MTQ tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi. Ia menilai ajang tersebut menjadi momentum penting untuk memperkokoh ukhuwah Islamiyah, persatuan, dan kebersamaan masyarakat.

“Pawai Ta’aruf ini merupakan bagian dari rangkaian MTQ. Tujuan utamanya bukan mencari siapa yang menang atau kalah. Tetapi bagaimana kita meningkatkan persatuan dan kesatuan umat Islam melalui ukhuwah Islamiyah. Itulah yang paling penting,” tegasnya.

Ria Norsan mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan. Ia juga meminta masyarakat melestarikan budaya lokal yang menjadi identitas daerah.

“Melalui kegiatan ini kita berharap masyarakat semakin hidup rukun, saling menghargai, bersatu dalam keberagaman. Semakin semangat mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari demi kemajuan Kalimantan Barat,” tambahnya.

Usai melepas peserta pawai, Gubernur bersama Ketua TP PKK Kalbar meninjau stan pameran. Mereka mengunjungi satu per satu stan milik pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Barat dan instansi vertikal di kawasan venue utama MTQ.

Norsan menyaksikan langsung berbagai produk unggulan daerah, hasil kerajinan, produk UMKM, hingga inovasi pelayanan publik. Peninjauan ini menjadi bentuk dukungan Pemprov Kalbar terhadap promosi potensi daerah. Pemerintah provinsi ingin menjadikan MTQ tidak hanya sebagai ajang syiar Islam, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya, ekonomi kreatif, dan produk unggulan daerah.

Baca juga: Ria Norsan Pimpin Pencanangan BBGRM 2026, Tanamkan Gotong Royong hingga Akar Rumput

Di tempat yang sama, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menilai Pawai Taaruf sebagai wujud nyata syiar Islam. Ia mengatakan acara tersebut mencerminkan semangat ukhuwah Islamiyah sekaligus mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat.

“Pawai Taaruf ini hendaknya kita maknai bukan hanya sebagai arak-arakan yang meriah, tetapi juga sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap nilai-nilai agama yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Romi menjelaskan bahwa peserta pawai tahun ini terdiri atas kafilah dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. Selain itu, perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, majelis taklim, dan berbagai lembaga lainnya juga turut berpartisipasi. Tingginya partisipasi ini menunjukkan bahwa MTQ merupakan agenda bersama yang mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia penyelenggara, unsur TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, relawan, dan masyarakat. Ia berterima kasih atas kerja sama mereka yang menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-34.

Romi mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama pelaksanaan MTQ.

“Semoga MTQ ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 dapat berlangsung dengan lancar, aman, sukses, serta membawa keberkahan bagi masyarakat Kalimantan Barat,” pungkasnya.