Pembangunan Jalan Poros di Teluk Pakedai, Jawaban atas Penantian Panjang Masyarakat

Ketua Apdesi Teluk Pakedai, Roy Nurdin saat ditemui di Desa Teluk Pakedai II, Teluk Pakedai, Kubu Raya, Minggu 28 September 2025 sore.

BERKABAR.CO.ID – Ketua Apdesi Teluk Pakedai, Roy Nurdin mengatakan pembangunan Jalan Poros di Teluk Pakedai merupakan jawaban atas penantian panjang masyarakat.

Hal tersebut ia sampaikan ketika mendampingi Bupati Kubu Raya, Sujiwo saat meninjau langsung pengerjaan jalan poros dari Desa Madura hingga Desa Teluk Pakedai II, Minggu, 28 September 2025 sore.

“Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Dinas Pekerjaan Umum yang telah mengalokasikan pembangunan ini untuk Kecamatan Teluk Pakedai. Ini adalah dambaan masyarakat,” ucapnya.

Baca juga: Polsek Teluk Pakedai Tangkap Pelaku Pencurian Alat Panen Sawit Perusahaan

Pada kesempatan tersebut, turut hadir pula Kepala Desa Teluk Pakedai II, Wardoyo, Kepala Desa Madura, Jatim dan Kepala Desa Sungai Nipah, Zainal Abidin.

Lebih lanjut, Roy yang juga Kepala Desa Teluk Gelam ini menanggapi adanya video yang menyoroti kualitas pengerjaan jalan.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk miskomunikasi.

Ia menjelaskan miskomunikasi yang terjadi ialah proses pemasangan batu kali yang belum dilaksanakan pihak pelaksana.

Namun ternyata, hal ini dilakukan untuk mempercepat akses jalan masyarakat terlebih dahulu.

Terkait tahap tersebut akan dilaksanakan pada proses lanjutan.

“Dari hasil peninjauan bersama Bupati dan Dinas PU, pengerjaannya dinilai cukup baik. Karena memang yang berwenang menilai adalah dinas terkait,” ungkapnya.

Baca juga: Kekurangan Guru di Kubu Raya, Bupati Sujiwo Siapkan Langkah Strategis

Terakhir, Roy mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyampaikan kritik.

Meski begitu, ia memahami jika masih ada warga yang belum sepenuhnya mengetahui tahapan pengerjaan proyek.

“Kami harap jika ada hal-hal yang belum jelas, masyarakat dapat berkoordinasi langsung dengan pihak desa masing-masing,” pungkasnya. (Zul)