BERKABAR.CO.ID – Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto mengatakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) adalah masalah serius dan harus ditangani secara bersama.
Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Dialog Interaktif Penanggulangan dan Antisipasi Karhutla di Wilayah Kabupaten Kubu Raya di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis 14 Agustus 2025.
“Kita semua sepakat, kebakaran hutan dan lahan adalah masalah serius yang harus ditangani bersama,” ucapnya.
la mengatakan dampak serius Karhutla bukan hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat.
Karhutla juga mengganggu aktivitas ekonomi bahkan mengganggu penerbangan akibat kabut asap yang ditimbulkan.
Baca Juga : Antisipasi Karhutla, BPBD Kalbar Latih Regu Damkar di Landak
“Kita masih ingat bagaimana pada tahun-tahun sebelumnya bencana kebakaran hutan dan lahan menimbulkan kerugian besar baik secara sosial, ekonomi, maupun ekologis,” terangnya.
Menurut Sukiryanto, Kubu Raya dengan wilayah yang didominasi lahan gambut memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi terhadap kebakaran, terlebih di musim kemarau.
Penyebab utama kebakaran sebagian besar adalah aktivitas manusia baik disengaja maupun tidak disengaja.
Seperti membuka lahan dengan cara membakar, membuang puntung rokok sembarangan atau lalai saat beraktivitas di ladang dan kebun.
Baca Juga : Menteri Lingkungan Hidup Perintahkan Kalbar Siaga Total Hadapi Karhutla
“Karena itu, upaya pencegahan adalah langkah yang paling bijak dan efektif. Dan upaya ini tidak dapat hanya dilakukan oleh pemerintah saja,” tuturnya.
Sukiryanto menegaskan perlunya komitmen bersama dan peran serta aktif dari seluruh komponen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, aparat desa, kelompok tani, tokoh masyarakat, hingga masyarakat.
“Melalui kegiatan dialog interaktif ini kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga hutan dan lahan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Sukiryanto pun berharap dialog akan menghasilkan pemahaman bersama, solusi kreatif, serta rencana aksi nyata yang bisa dijalankan bersama-sama.
Baca Juga : Enam Perusahaan Disegel, Puluhan Terancam Diproses Hukum Akibat Karhutla
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya siap mendukung dan memfasilitasi baik melalui regulasi, edukasi, maupun pemberdayaan masyarakat.
“Kami juga mengajak semua pihak untuk lebih aktif dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat, memberikan contoh yang baik dan mengingatkan apabila ada potensi kebakaran di sekitar kita,” ajaknya.
Sukiryanto menyebut forum dialog sebagai wadah musyawarah, berbagi pengalaman dan memperkuat sinergi.
Baca Juga : Pusat Siap Turun Tangan Jika Kalbar Gagal Kendalikan Karhutla
“Saya yakin, dengan komitmen bersama kita mampu mewujudkan Kubu Raya bebas asap, lingkungan yang lebih lestari dan kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya. *** Zul












