BERKABAR.CO.ID – Pelayanan publik di sektor perpajakan kendaraan dinilai masih terlalu terpusat di kota.
Saat meninjau langsung Kantor Samsat Pontianak, Kamis 17 Juli 2025, Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamenpan RB) Purwadi Arianto menegaskan pentingnya pemerataan akses hingga ke pelosok.
“Kalau bisa diselesaikan di kecamatan, kenapa masyarakat harus ke kota? Beban biaya dan waktu harus dipertimbangkan,” tegasnya.
Didampingi Gubernur Kalbar Ria Norsan, Purwadi memantau langsung pelayanan dan memberi apresiasi atas sejumlah inovasi yang telah dilakukan Samsat Pontianak.
Mulai dari penataan ruang, kemudahan sistem, hingga komunikasi publik melalui spanduk dan media sosial.
Baca Juga : Program Samsat Gokatan Resmi Diluncurkan, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Perkuat Pelayanan Publik
Ia juga menyoroti program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang sedang berjalan bulan ini.
Program ini dinilainya sebagai kesempatan baik bagi masyarakat untuk kembali tertib administrasi tanpa kendala denda.
“Pemutihan ini jadi atmosfer baru. Masyarakat perlu manfaatkan untuk hidupkan kembali STNK dan selesaikan pajak yang tertunggak,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia menilai pelayanan yang humanis dan responsif dari para petugas juga patut dicontoh.
“Petugasnya cepat, ramah, dan komunikatif. Ini harus terus dikembangkan,” tambahnya.
Baca Juga : Samsat Gokatan Diluncurkan, Kini Bayar Pajak Kendaraan Cukup di Kecamatan
Ke depan, Kemenpan RB akan terus mendorong layanan publik yang adaptif, jemput bola, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di semua lapisan, bukan hanya di perkotaan. *** REH












