BERKABAR.CO.ID – Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin, mengunjungi Kabupaten Kuburaya, Kalimantan Barat, untuk memantau kesiapan program screening kesehatan gratis yang akan dimulai pada awal Februari 2025.
“Saya datang ke dua puskesmas di Kabupaten Kuburaya untuk mengecek kesiapan dalam menjalankan program ini. Rencananya, kita akan mulai program ini serentak untuk 280 juta rakyat Indonesia,” ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin, di RSUD Kubu Raya, Jumat (10/1).
Ia menjelaskan bahwa screening kesehatan akan dilaksanakan di puskesmas untuk kelompok balita, dewasa, dan lansia, sedangkan untuk usia sekolah akan dilakukan di sekolah.
Budi juga menekankan pentingnya upaya pencegahan penyakit, bahwa menjaga masyarakat tetap sehat jauh lebih murah dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik, dibandingkan mengobati penyakit.
“Sakit itu mahal, dan tidak ada yang ingin sakit. Sebagus apapun rumah sakitnya, lebih baik kita tetap sehat,” tambahnya.
Selain itu, Budi juga meninjau progres pembangunan RSUD Kubu Raya, rumah sakit ini mendapatkan fasilitas baru, merupakan bagian dari program pembangunan 66 rumah sakit baru.
“Saya juga sudah mengecek kesiapan lahan dan surat-suratnya. Kita berharap bisa mulai membangun rumah sakit ini awal tahun ini dan selesai di akhir tahun,” ujarnya.
Budi memastikan pembangunan rumah sakit mengikuti standar tinggi sesuai arahan Presiden, dengan kualitas bangunan dan fasilitas yang dilengkapi alat medis modern untuk penanganan jantung, stroke, kanker, ginjal, dan ibu anak.
Dalam kunjungannya, Budi juga berpesan agar proses pembangunan ini bebas dari praktik korupsi.
“Jangan sampai ada pemotongan anggaran atau penyalahgunaan lainnya. Semua harus dibangun dengan kualitas yang baik untuk masyarakat,” tegasnya.
Budi menambahkan, kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan di daerah-daerah tertinggal, memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang optimal, dan membangun infrastruktur medis yang memadai. (Sam)












