BERKABAR.CO.ID – Dunia tinju bersiap menyaksikan pertarungan akbar akhir tahun saat juara tak terbantahkan kelas bantam super, Naoya “Monster” Inoue, menantang ketangguhan petinju muda asal Meksiko, Alan David Picasso, pada 27 Desember 2025 di Riyadh, Arab Saudi.
Naoya Inoue akan mempertaruhkan empat gelar bergengsi miliknya (WBC, WBA, WBO, IBF) serta sabuk prestisius The Ring Magazine.
Laga ini sekaligus menjadi pertarungan keenam Inoue sejak dinobatkan sebagai juara dunia tak terbantahkan di kelas bantam super.
Rekor Inoue saat ini luar biasa: 31 kemenangan tanpa kalah, 28 di antaranya lewat KO. Julukan “Monster” yang disematkan padanya bukan tanpa alasan.
Baca Juga : Dua Petinju Daud Boxing Club Harumkan Nama Kalbar di Ajang Tarkam III Ponorogo
Namun, lawannya bukan petinju sembarangan. Alan David Picasso hadir dengan catatan mengkilap: 32 kali menang (17 KO) dan 1 kali imbang, tanpa pernah kalah.
Di usia 25 tahun, ia digadang-gadang menjadi harapan terbesar Meksiko untuk merebut status juara dunia tak terbantahkan dari tangan Inoue.
Bagi Picasso, ini bukan sekadar pertarungan sabuk juara, tetapi juga panggung terbesar dalam kariernya. Ia diyakini akan mengerahkan seluruh kemampuan demi membuat sejarah baru.
World Boxing Council (WBC) menegaskan bahwa duel Inoue vs Picasso bukan satu-satunya sajian. Ajang megah di Arab Saudi itu juga akan menghadirkan juara dunia kelas terbang WBC Junto Nakatani melawan petinju Meksiko Sebastian Hernandez, serta beberapa duel panas lainnya antara petinju Jepang dan Meksiko.
Baca Juga : Petinju Kalbar Hisar Mawan Raih Gelar WBC Asia Silver Usai Taklukkan Petinju Thailand
Acara ini diprediksi akan menjadi pertunjukan kelas atas yang disiarkan secara internasional, sekaligus menutup kalender tinju dunia 2025 dengan gemuruh sorak-sorai penonton. ***












