BERKABAR.CO.ID – Manajer Jakarta Bhayangkara Presisi yang juga Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, mengapresiasi perjuangan timnya usai menaklukkan wakil Korea Selatan, Hyundai Capital Skywalkers, pada semifinal AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak Sabtu 16 Mei 2026.
Pipit menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Jakarta Bhayangkara Presisi melaju ke partai final sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan turnamen internasional tersebut di Pontianak.
“Untuk event saat ini, kita bersyukur dan berterima kasih kepada tim, para suporter, pemerintah daerah, masyarakat Kalimantan Barat, dan masyarakat Indonesia secara umum. Kami juga berterima kasih karena diberikan kesempatan oleh Presiden AVC untuk menjadi tuan rumah,” ujarnya.
Menurutnya, penyelenggaraan AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 menjadi momentum penting untuk menunjukkan kemampuan Indonesia dalam menggelar ajang olahraga internasional, khususnya di daerah.
“Ini momentum yang baik untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa event internasional bisa diselenggarakan di daerah kita di Indonesia, khususnya di Pontianak. Saya yakin event seperti ini bisa menjadi contoh bagi provinsi-provinsi lain, bukan hanya di Kalimantan Barat,” katanya.
Baca juga: Tampil Solid, Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Hyundai Capital Skywalkers 3-0
Ia juga mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan Jakarta Bhayangkara Presisi mencapai grand final. Ia berharap pencapaian tersebut dapat membuka jalan bagi tim Indonesia tampil di ajang dunia.
“Kami sangat senang bisa masuk grand final. Target yang ingin dicapai tentunya bisa mengikuti World Men’s Club Championship. Saat ini, wakil dari Iran dan Indonesia sudah masuk untuk kejuaraan dunia,” ujarnya.
Meski berhasil melaju ke final, Pipit mengakui persiapan tim belum berjalan ideal, terutama karena sejumlah pemain asing baru bergabung menjelang turnamen.
“Persiapan dengan pemain asing sebenarnya tidak terlalu lama. Keita memang pernah cukup lama bermain di Proliga 2024, sedangkan Mozik dan Simon baru bergabung sehingga masih membutuhkan penyesuaian dalam waktu yang singkat,” ucapnya.
Baca juga: Ria Norsan: AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 Bikin UMKM Kalbar Bergeliat
Menjelang laga final, Pipit berharap para pemain mampu mengurangi kesalahan sendiri dan tampil maksimal di lapangan. Menurutnya, pertandingan bukan semata soal hasil akhir, tetapi juga menunjukkan kualitas permainan tim Indonesia.
“Kami berharap pemain bisa mengurangi self error dan menunjukkan permainan terbaik. Ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi bagaimana menunjukkan permainan terbaik di mana pun berada,” ujarnya.
Terkait peluang timnya pada partai final, Pipit enggan memberikan prediksi. Ia menegaskan tim akan fokus melakukan persiapan maksimal meski memiliki waktu yang terbatas.
“Kalau prediksi, saya bukan orang yang bisa memprediksi. Tapi kami akan berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan tim dengan waktu yang sangat singkat,” tutupnya. (wan)












