Terbongkar! Crazy Rich Jambi DH Diduga Jadi Dalang Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN

Ilustrasi Rekonstruksi Pembunuhan

BERKABAR.CO.ID – Sosok DH, pengusaha flamboyan yang dikenal sebagai crazy rich Rimbo Bujang, Jambi, kini jadi sorotan publik.

Bukan karena gaya hidup mewahnya, melainkan karena ditetapkan polisi sebagai otak pembunuhan Kepala Cabang Pembantu bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta (37 tahun).

Dwi ditangkap bersama dua orang lainnya berinisial YJ dan AA di wilayah Jawa Tengah pada Sabtu malam 23 Agustus 2025.

Sehari setelahnya, satu tersangka lain berinisial C diamankan di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Dengan penangkapan itu, polisi memastikan total delapan tersangka terlibat dalam kasus penculikan dan pembunuhan ini.

Baca Juga : Geger! 15 Orang Ditangkap Terkait Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN di Jakarta

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, membenarkan kabar tersebut.

“Benar sudah ditangkap empat orang aktor intelektual dalam kasus ini. Mereka masih menjalani pemeriksaan intensif,” ujarnya.

Jejak Gaya Hidup Mewah Dwi Hartono

Nama DH bukan sosok asing di Jambi. Ia dikenal sebagai pengusaha sukses, motivator, dan filantropis. Pada 2024, aksinya membiayai korban rudapaksa hingga ke jenjang S2 membuatnya sempat dipuji oleh pengacara kondang Hotman Paris.

Di media sosial dengan akun Klan Hartono, DH kerap memamerkan kedekatannya dengan pejabat, mulai dari Menteri Sandiaga Uno hingga perwira TNI. Ia juga pernah jadi pembicara seminar wirausaha dan pendidikan.

Baca Juga : Polda Kaltim Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana di Paser, Satu Korban Tewas

Popularitasnya makin meroket karena gaya hidup glamor, memiliki helikopter pribadi dan rumah mewah di Kota Wisata, Cibubur. Namun kini, citra sukses dan dermawan itu runtuh setelah namanya disebut polisi sebagai dalang pembunuhan sadis.

Kronologi Penculikan & Pembunuhan

Korban, Mohamad Ilham Pradipta, diculik empat eksekutor berinisial AT, RS, RAH, dan RW alias Eras di area parkir Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu 20 Agustus 2025.

Keesokan harinya, Ilham ditemukan tewas di sawah Desa Nagasari, Bekasi, Jawa Barat. Kondisinya mengenaskan: tangan dan kaki terikat, mata ditutup lakban.

Polisi menyebut empat eksekutor hanya berperan sebagai pelaksana penculikan, sementara otak intelektualnya adalah Dwi Hartono bersama tiga tersangka lain.

Baca Juga : Terduga Pelaku Pembunuhan Bocah 1 Tahun 11 Bulan di Kota Singkawang Berhasil Ditangkap

Polisi Dalami Motif

Hingga kini, penyidik Polda Metro Jaya masih mendalami motif kasus yang menyeret nama crazy rich Jambi dengan jejaring luas di kalangan pejabat tersebut. Polisi memastikan penyidikan akan dilakukan transparan dan menindak siapa pun yang terlibat.

Kasus ini pun menjadi salah satu skandal kriminal terbesar yang melibatkan figur publik bergelimang harta di Indonesia. ***