Tragis! Gadis Cantik Asal Deli Serdang Tewas Misterius di Kamboja, Sang Ibu Bongkar Kisah Mengejutkan

Ilustrasi Meninggal Dunia

BERKABAR.CO.ID – Kabar duka datang dari Dusun XVI, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Nazwa Aliya (19 tahun), lulusan SMK Telkom 2 Medan, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Siem Reap, Kamboja, pada Selasa 12 Agustus 2025.

Kepergian Nazwa menyisakan tanda tanya besar. Sejak lama, remaja tersebut memang memiliki keinginan untuk bekerja di luar negeri, termasuk ke Kamboja.

Namun, sang ibu, Lanniari Hasibuan (53 tahun), menolak keinginan itu karena menilai negara tersebut berbahaya.

Berawal dari Izin Interview, Ternyata Pergi ke Bangkok

Kepada wartawan, Lanniari menceritakan kronologi kepergian anaknya. Awalnya, Nazwa pamit untuk mengikuti interview di salah satu bank di Medan pada 28 Mei 2025 pagi.

Baca Juga : Kemlu RI Yakin Thailand dan Kamboja Selesaikan Ketegangan Perbatasan Secara Damai

“Sekitar pukul 05.00 WIB, Nazwa sudah berangkat dari rumah. Saya sempat bangun, tapi karena mengantuk, saya tidak terlalu memperhatikan,” tutur Lanniari.

Namun, keesokan harinya, Lanniari mendapat pesan WhatsApp dari Nazwa yang mengatakan kunci rumah ditinggalkan di jendela.

Belakangan, kabar mengejutkan datang: Nazwa ternyata sudah berada di Bangkok, Thailand, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Kamboja.

“Saya sempat pingsan saat mendengar itu. Awalnya Nazwa bilang pergi bersama teman PKL, tapi setelah saya desak, ia mengaku pergi sendiri,” ungkap Lanniari.

Baca Juga : Presiden Prabowo dan PM Malaysia Sepakat Perkuat Kerja Sama Bilateral dan Stabilitas Kawasan ASEAN

Kabar dari KBRI: Dirawat, Lalu Meninggal Dunia

Pada 7 Agustus 2025, keluarga mendapat kabar dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh bahwa Nazwa sedang sakit dan dirawat intensif di State Hospital, Provinsi Siem Reap, Kamboja.

Namun, Lanniari mengaku tidak diizinkan KBRI untuk berangkat ke sana.

“Mereka bilang anak saya benci melihat saya, jadi tidak boleh saya yang datang. Katanya lebih baik adik saya atau keluarga lain yang berangkat,” ucapnya dengan suara bergetar.

Lima hari kemudian, tepatnya 12 Agustus 2025, kabar duka datang. Nazwa dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan intensif.

Baca Juga : Terlibat Judi Online, Polda Jawa Barat Ringkus Dua Pelaku di Cipondoh

“Saya dapat kabar tanggal 7 Agustus anak saya dirawat, dan kemarin (12 Agustus) saya kembali dikabarkan kalau anak saya sudah meninggal dunia,” ujar Lanniari dengan mata berkaca-kaca.

Misteri Kematian Nazwa Aliya Masih Diselidiki

Hingga kini, penyebab pasti sakit hingga meninggalnya Nazwa belum dijelaskan secara rinci. Keluarga berharap ada transparansi dari pihak KBRI maupun pemerintah terkait apa yang sebenarnya terjadi pada putri mereka di Kamboja.

Kisah tragis ini menjadi peringatan keras akan bahaya perdagangan orang (human trafficking) dan risiko bekerja secara ilegal di luar negeri. ***