Angin Helikopter BNPB Robohkan Bangsal, Anak 12 Tahun Terluka

Kondisi Bangsal Kapal Motor milik warga di Desa Sungai Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya setelah roboh akibat angin helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis 31 Juli 2025.

BERKABAR.CO.ID – Sebuah bangsal kapal motor milik warga di Desa Sungai Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, roboh akibat angin helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu 30 Juli 2025 sore.

Akibatnya, seorang anak perempuan berusia 12 tahun bernama Aureli mengalami memar di bagian punggung serta luka di kaki.

Berdasarkan keterangan ibu korban sekaligus pemilik rumah, Desi Natalia mengatakan insiden terjadi saat ia sedang menidurkan anak bungsunya.

Saat itu, Aureli sedang bermain ponsel di atas kapal motor yang terparkir di bangsal tersebut. Tiba-tiba, sebuah helikopter water bombing milik BNPB datang untuk mengambil air di dekat rumahnya.

Karena terlalu dekat, Angin dari helikopter tersebut membuat bangsal kapal miliknya ambruk.

Nahas, Aureli yang sedang berada diatas motor tertimpa bangunan bangsal.

Mengetahui anaknya tertimpa, Ayah Aureli langsung sigap terjun ke motor dan membersihkan puing-puing kayu bangsal yang roboh.

“Kami panik, langsung tolong anak, ayahnya langsung lompat menolong Aureli” ungkapnya.

Baca juga: KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan 129 PMI dari Malaysia, Total 3.585 WNI Telah Direpatriasi

Akibatnya, Aureli mengalami memar di bagian punggung serta luka di kaki.

Lebih lanjut, Desi menuturkan kegiatan pengambilan air oleh helikopter BNPB memang sudah sering dilakukan di kawasan tersebut.

Namun menurutnya, baru kali ini helikopter terbang sangat dekat dengan rumah.

Ia berharap ke depan BNPB lebih memperhatikan lokasi pengambilan air agar insiden serupa tidak terulang.

“Kami mohon agar ke depannya lebih hati-hati. Soalnya anak-anak di kampung ini selalu heboh kalau ada helikopter lewat,” pungkasnya. (Zul)