BERKABAR.CO.ID – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Kalimantan Barat menggelar Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) di Ballroom Hotel Mercure Pontianak, Selasa, 29 Juli 2025.
Ketua Pelaksana Musprovlub, Junaidi mengatakan forum ini dihadiri oleh ketua dan pimpinan Kadin kabupaten/kota se-Kalimantan Barat yang masih memiliki Surat Keputusan (SK) aktif 2020-2025.
Selain itu, sejumlah asosiasi dan himpunan anggota luar biasa yang berada di wilayah Kalbar turut berpartisipasi dalam Musprovlub ini.
“Musprovlub ini merupakan agenda resmi menjelang akhir masa jabatan sesuai SK 2020–2025. Jadi, ini bukan hal mendadak, tapi sudah dijadwalkan,” ucapnya, Selasa 29 Juli 2025.
Baca Juga : AMSI Kalbar Dorong Kolaborasi di Era Digital
Junaidi menegaskan calon yang ingin maju harus memenuhi syarat utama, yaitu berdomisili dan memiliki KTP Kalbar.
“Kami ingin pemimpin Kadin Kalbar benar-benar berasal dari daerah ini. Tidak ada tempat bagi calon impor. Harus dari Kalbar dan untuk Kalbar,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Steering Committee Musprovlub, Muhammad Rifal mengungkapkan sudah ada dua nama yang mendaftar sebagai calon Ketua Kadin Kalbar, yakni Muhammad Saleh Galing dan Kolonel (Purn) Rolando.
“Saat ini baru dua calon yang terdaftar. Tapi masih ada kemungkinan, apakah keduanya akan melanjutkan atau salah satunya maju secara aklamasi,” katanya.
Baca Juga : Menko Airlangga: Kesepakatan Perdagangan RI-AS Jadi Landasan Hukum Perlindungan Data Pribadi Lintas Negara
Ia berharap musyawarah bisa berjalan secara aklamasi agar memperkuat kesatuan dalam kepemimpinan Kadin Kalbar ke depan.
Dalam Musprovlub ini, 12 ketua dan pimpinan Kadin dari berbagai kabupaten/kota turut hadir. Hanya dua wilayah, yaitu Kapuas Hulu dan Landak yang tidak mengirimkan perwakilan.
“Semua berkas pendaftaran calon nantinya akan kami serahkan ke pimpinan sidang untuk ditetapkan secara resmi,” pungkasnya. ***












