BERKABAR.CO.ID – Sebuah warung sederhana di Jalan Padat Karya, tepat di depan Jalan Aloevera, Kecamatan Pontianak Tenggara, menyimpan rasa dan cerita yang tak biasa. Warung Lalapan Pak Dhe Wan hadir bukan sekadar menyajikan lalapan lezat, tapi juga membawa semangat sosial yang tumbuh menjadi kekuatan ekonomi kreatif.
Dengan lokasi yang terang, bersih, dan nyaman, Warung Pak Dhe Wan menyajikan menu andalan seperti bebek goreng, ayam goreng, puyuh goreng, lengkap dengan pelengkap seperti petai goreng dan terong.
Baca juga: Warga Tumpah Ruah di Pembukaan Pekan Kuliner Cap Go Meh Pontianak
Namun yang paling mencuri perhatian adalah sambal racikan khusus buatan sendiri yang memiliki cita rasa manis pedas khas, hanya satu jenis sambal, tapi menjadi kunci kenikmatan semua menu.
“Kami memang hanya punya satu jenis sambal. Tapi ini sambal racikan khusus. Rasa manis pedasnya sudah jadi ciri khas kami,” ujar Jibril, pengelola Warung Pak Dhe Wan, Rabu (9/7).
Dalam waktu dekat, tim dapur Warung Pak Dhe Wan juga sedang mengembangkan varian sambal baru untuk menambah pilihan rasa bagi pelanggan setia mereka.
Baca juga: Lima Makanan Khas Kota Pontianak yang Menggugah Selera
Yang menarik, para pekerja di warung ini bukan berasal dari latar belakang kuliner biasa. Mereka awalnya adalah pegiat sosial yang memiliki keahlian di bidang barber dan masak-memasak. Setelah bertahun-tahun aktif di kegiatan sosial, mereka memutuskan membangun usaha bersama demi keberlanjutan dan pemberdayaan.
“Kami berangkat dari kegiatan sosial. Dari situ lahirlah ide untuk membuka warung makan dan barber shop,” tambah Jibril.
Usaha ini bahkan sempat dikunjungi langsung oleh Menteri UMKM, sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat kewirausahaan yang berakar dari gerakan sosial. Saat ini, Warung Pak Dhe Wan telah memiliki dua cabang, dan sedang bersiap untuk membuka cabang ketiga.
Warung ini buka setiap hari, mulai pukul 16.00 WIB. Pembeli datang dari berbagai penjuru Kota Pontianak untuk menikmati sajian nikmat dengan sambal khas yang menggoda lidah.
“Yang penting buat kami adalah menjaga rasa dan kenyamanan. Biar yang datang bukan cuma sekali, tapi balik lagi dan lagi,” tutup Jibril.












