BERKABAR.CO.ID – Salah satu Panitia Begasak Vol II, Didip Fahreza membenarkan Muhammad Rizal meninggal pasca pertandingan.
“Muhammad Rizal meninggal pasca pertandingan karena kelelahan,” ucapnya, Minggu (25/5) siang.
Hal tersebut ia sampaikan dengan meninggalnya salah satu peserta Begasak Vol II, Muhammad Rizal di RS. Medika Djaya, Pada Sabtu (24/5) pagi.
Didip menjelaskan, pasca pertandingan pada Sabtu (17/5) malam, Rizal masih mampu berjalan keluar ring.
Kemudian Rizal keluar gor untuk buka pelindung kelamin. Pada saat ia membuka pelindung kelamin dengan posisi menunduk tiba-tiba langsung tumbang dan pingsan.
“Bukanya sendiri, Tidak dikawal pelatih atau tim. Mungkin karena dia pergi dengan sendirinya tanpa konfirmasi,” ungkapnya.
Baca juga: Pihak Keluarga Sebut Muhammad Rizal Ikut Begasak Vol II Demi Cita-Cita Jadi Polisi
Mengetahui hal tersebut, tim medis langsung datang untuk memberikan pertolongan pertama.
Tidak sampai lima menit Rizal langsung dibawa ke RS. Medika Djaya untuk mendapatkan pertolongan. Didip menjelaskan, kondisi Rizal sempat membaik dihari ke empat saat perawatan di rumah sakit, tapi kemudian drop lagi.
Namun, setelah mendapatkan perawatan intensif selama satu Minggu di Rumah Sakit, Rizal meninggal dunia pada Sabtu (25/5) pagi.
Berdasarkan keterangan dokter Rizal meninggal karena kelelahan.
“Rizal meninggal dunia sekitar pukul 06.30 Wib, pada Sabtu pagi, kata dokter karena kelelahan,” jelasnya.
Baca juga: Tiga Kios di Jalan Pramuka, Kubu Raya Ludes Terbakar
Ia menuturkan pihak panitia telah bertanggung jawab atas peristiwa ini. Pihaknya juga selalu mendampingi keluarga dalam merawat Rizal setiap harinya, bahkan untuk biaya rumah sakit panitia yang mengurus, begitu juga biaya pemakaman.
“Semua kita urus, dari awal sampai biaya pemakaman,” pungkasnya.
Baca juga: Satpol PP Tertibkan Puluhan Layangan di Pontianak Barat
Dalam waktu yang sama, Wahyudi Bagong yang juga panitia Begasak Vol ll mengatakan pihaknya telah menjalankan SOP pertandingan secara profesional, Baik itu dari pelindung kepala dan pelindung lainnya.
Ada juga Surat pernyataan orang tua, kemungkinan Medis juga disiapkan. Bahkan, jika ada peserta yang kelelahan, wasit langsung menyetop pertandingan.
“Semua SOP sudah kita lakukan, begitu juga surat izin orang tua dan medis. Setiap atlet yang kecapean kita langsung cut supaya tidak melanjutkan pertandingan lagi,” tegas Wahyudi.
Untuk diketahui Begasak Vol II sebelumnya digelar di Octo Sport & Lifestyle, Jalan Arteri Supadio, Kubu Raya pada 16-18 Mei 2025.(Zul)












