Kebakaran Lahan Terjadi di Parit Sembin Kubu Raya, Hampir Satu Hektar Lahan Terbakar

Ketua Pemadam Kebakaran Adisucipto (PKA), Momon saat memadamkan kebakaran di lahan sawit yang beralamat di Jalan Parit Sembin, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya

BERKABAR.CO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah Kabupaten Kubu Raya, Minggu 25 Mei 2025.

Karhutla ini terjadi Jalan Parit Sembin, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, tak jauh dari sebuah pesantren di ujung jalan.

Ketua Pemadam Kebakaran Adisucipto (PKA), Momon mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar pada pukul 11.00 WIB.

Menurutnya, masyarakat sempat terkejut saat melihat debu-debu tebal di udara. Kemudian setelah dicek, debu-debu tersebut ternyata berasal dari kobaran api di lahan.

“Menurutnya keterangan warga kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 11.00 Wib, warga heran kok banyak debu-debu, eh rupanya ada kebakaran lahan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu 25 Mei 2025.

Berdasarkan informasi warga, luas lahan yang terbakar diperkirakan hampir mencapai satu hektar. Pihak pemadam baru menerima laporan sekitar pukul 16.10 WIB dan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman.

Baca Juga : Jelang Musim Kemarau, Bupati Kubu Raya Imbau Perkebunan Sawit Siaga Hadapi Karhutla

Momon menuturkan wilayah yang terbakar merupakan perkebunan sawit yang bertekstur gambut. Hal ini menyebabkan pemadaman harus dilakukan secara ekstra. Kendala utama yang dihadapi petugas di lapangan adalah keterbatasan jumlah selang.

Untuk menjangkau titik api yang besar, dibutuhkan lebih dari lima selang, sementara ketersediaan selang yang ada sudah digunakan.

“Untuk sumber air kita aman karena berada di pinggir jalan, tapi kendala kita di selang. Tidak cukup pake lika sambung,” ungkapnya.

Hingga saat ini upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim pemadam gabungan. Diantaranya, Tim Pemadam Kebakaran Adisucipto (PKA), Bhabinkamtibmas Desa Parit Baru, serta relawan dari Harapan Bhakti dan Damkar Cempaka.

Baca Juga : Kalbar Masih Rawan Karhutla, Duta Lingkungan Hidup Imbau Masyarakat Bijak Jaga Lingkungan

Mereka juga telah melakukan pembatasan agar api tidak meluas ke area lain.

“Untuk Sekarang kondisi api agak landai, karena malam. tapi kalau aagak malam angin kuat kemungkinan api nya terbang nyebrang,” pungkasnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan masker pada malam hari. Demi menghindari dampak buruk dari asap kebakaran. (Zul)