BERKABAR.CO.ID – Dalam acara Kontes Alkitab Yerusalem, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu keliru menyebut jumlah pelaku terkait kebakaran hutan.
“Sebanyak 18 orang ditangkap karena dicurigai membantu memantik api kebakaran lahan di luar Yerusalem,” kata Netanyahu.
Menurutnya, kebakaran hutan ini dipicu warga Palestina. Mengingat kebakaran ini merupakan bukan hal sederhana. Namun ada kerusakan pada alam dan juga membahayakan manusia.
“Saat ini, kami menahan 18 orang yang dicurigai melakukan pembakaran, salah satunya tertangkap basah saat melakukan pembakaran,” ujar Netanyahu, dikutip The Straits Times.
Namun, sejumlah sumber kepolisian menyebut, hanya ada tiga orang yang ditahan gegara dicurigai melakukan pembakaran. Mereka juga bukan orang yang mencoba memicu kebakaran lain di lokasi lain.
Sementara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel membantah pernyataan Benyamin Netanyahu yang menyebut kebakaran dipicu warga Palestina.
Berdasarkan penilaian awal, kebakaran hutan di Israel kemungkinan karena kelalaian pendaki, bukan disengaja,” tulis pernyataan Damkar.
Hingga saat ini, pihak berwenang Israel terus berusaha memadamkan kebakaran, tetapi hingga kini api masih menyala.
Kebakaran ini disebut-sebut menjadi yang terbesar di Israel. Selain itu, kebakaran juga membuat jalan yang menghubungkan Yerusalem ke Tel Aviv terputus. ***












