BERKABAR.CO.ID – Sejak pertama kali diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2025 lalu, Patrick Kluivert telah menegaskan bahwa dirinya ingin membawa filosofi baru untuk skuad Garuda.
Mantan striker timnas Belanda dan mantan pemain Barcelona itu mengaku lebih menyukai gaya bermain menyerang dengan formasi 4-3-3, yang diyakininya mampu membuat tim tampil dominan dalam penguasaan bola.
Namun, di empat laga awal Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kluivert masih menggunakan warisan formasi tiga bek milik Shin Tae-yong (STY).
Hasilnya, Indonesia mencatat dua kemenangan (vs Bahrain 1-0 dan China 1-0), namun juga mengalami dua kekalahan telak (vs Australia 1-5 dan Jepang 0-6).
Baca Juga : Kemenangan Lawan China, Target Utama Timnas Indonesia
Kluivert beralasan saat itu tidak ada cukup waktu untuk bereksperimen karena laga bersifat penentuan.
Janji yang Akhirnya Terwujud
Setelah delapan bulan, janji Kluivert akhirnya terbukti. Dalam laga FIFA Match Day melawan Taiwan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jumat 5 September 2025, Timnas Indonesia untuk pertama kalinya tampil dengan formasi 4-3-3 dan variasi 4-2-3-1.
Hasilnya luar biasa. Menurut data Lapang Bola, Garuda mampu menguasai pertandingan dengan 69 persen penguasaan bola dan mencatat 680 umpan dengan akurasi 89 persen.
Dari 23 tembakan, lima di antaranya tepat sasaran dan semuanya berbuah gol. Indonesia menang telak 6-0 atas Taiwan, lewat gol dari Jordi Amat (4’), Marc Klok (33’), Eliano Reijnders (38’), Ramadhan Sananta (58’), Sandy Walsh (60’), serta gol bunuh diri Ming Hsiu Chao (24’).
Baca Juga : Dipo Arrahman, Atlet Futsal Asal Pontianak Dipanggil Timnas Indonesia
Ujian Sebenarnya: Lawan Lebanon dan Arab Saudi
Meski puas dengan hasil melawan Taiwan, Kluivert menegaskan bahwa tantangan sesungguhnya adalah laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat di Arab Saudi Oktober mendatang.
Sebelum itu, Timnas akan menghadapi Lebanon pada laga uji coba di GBT malam ini pukul 20.30 WITA, yang akan jadi tolok ukur kekuatan formasi barunya.
“Saya pikir rencana permainan kami dieksekusi dengan sangat baik oleh para pemain. Melawan Lebanon tentu saja saya tidak ingin mengubah sistem, hanya menyempurnakan. Ini baru permulaan,” ujar Kluivert.
Tren Positif Jelang Piala Dunia 2026
Indonesia kini berada di peringkat 118 FIFA, sementara Lebanon ada di posisi 112 dunia. Laga uji coba ini menjadi kesempatan penting untuk mengukur kesiapan tim Garuda sebelum menghadapi lawan berat seperti Arab Saudi dan Irak di babak kualifikasi.
Baca Juga : Resmi! 6 Tim Amerika Selatan Lolos ke Piala Dunia 2026, Berikut Nama Negaranya
Publik menaruh harapan besar pada Kluivert yang dinilai mampu membawa era baru Timnas Indonesia dengan filosofi menyerang yang atraktif dan disiplin. ***












