Kasat Samapta Polres Bengkayang Pimpin Evakuasi Pendaki Tewas Akibat Tersambar Petir di Gunung Bawang

Proses Evakuasi Jenazah Pendaki Gunung Bawang Bengkayang, Minggu 3 Agustus 2025/Istimewa

BERKABAR.CO.ID – Seorang pendaki dilaporkan tewas akibat tersambar petir saat berada di kawasan Gunung Bawang, Kecamatan Sungai Betung, Bengkayang, Sabtu 2 Agustus 2025.

Sementara enam orang lainnya mengalami luka bakar ringan hingga sedang pada bagian tubuh tertentu, namun dalam kondisi selamat.

Seluruh korban berhasil dievakuasi oleh tim gabungan yang dibentuk Kapolres Bengkayang melalui Kasat Samapta Polres Bengkayang, IPTU Dwiyanto Bhanu Susilo.

Informasi pertama diterima oleh warga melalui pesan suara WhatsApp dari salah satu pendaki yang masih berada di puncak.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolres Bengkayang segera membentuk tim evakuasi melalui Kasat Samapta segera melaksanakan proses penyelamatan bersama personel Polsek Sungai Betung dan warga Dusun Sengkabang.

Baca Juga : Kereta Tergelincir di Jerman Akibat Longsor, Tiga Tewas dan 41 Terluka

Tim bergerak cepat di tengah kondisi medan yang berat dan cuaca yang tidak bersahabat.

Proses evakuasi berjalan selama lebih dari 12 jam. Pada pukul 03.41 Wib jenazah korban berhasil diturunkan dan langsung dibawa ke RSUD Bengkayang. Korban luka juga segera mendapat perawatan medis.

Sementara itu, tiga pendaki yang sempat tersesat karena mencari bantuan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh warga Dusun Madi, Kecamatan Lumar, pada Minggu pagi, 3 Agustus 2025 dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Upaya penyelamatan dilakukan secara terpadu dan menyeluruh oleh Polres Bengkayang dengan mengerahkan personel di lapangan, berkoordinasi cepat dengan masyarakat lokal, serta menyiapkan jalur evakuasi yang aman di tengah cuaca buruk dan medan terjal.

Baca Juga : Warga Sipil Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya, Satgas Damai Cartenz Lakukan Pengejaran

Komando langsung dari Kapolres Bengkayang untuk memastikan seluruh korban dapat ditangani secara tepat dan cepat.

Termasuk mobilisasi ambulans, penanganan medis awal, serta pengamanan jenazah korban meninggal dunia.

Kapolres Bengkayang, AKBP Syahirul Awab menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga dan personel yang telah bahu-membahu dalam proses penyelamatan tersebut.

“Evakuasi dilakukan secara terpadu dan penuh kehati-hatian mengingat kondisi geografis yang cukup ekstrem. Kami bersyukur seluruh korban berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan,” ucapnya, Minggu 3 Agustus 2025.

Baca Juga : Polda Kaltim Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana di Paser, Satu Korban Tewas

Ia mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan pendakian untuk senantiasa memperhatikan kondisi cuaca, membawa perlengkapan keselamatan.

“Serta melakukan pelaporan kepada perangkat desa atau kepolisian setempat demi mencegah hal serupa terulang kembali,” pungkasnya. *** Zul