Tingkatkan Layanan Publik, Pj Wako Tinjau RSUD SSMA dan IPA Nipah Kuning

Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Edi Suryanto melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak. Foto : (Istimewa)

BERKABAR.CO.ID – Pj Wali Kota Pontianak Edi Suryanto melakukan kunjungan ke RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Nipah Kuning, Kamis (30/1) pagi.

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja serta kesiapan operasional kedua fasilitas tersebut.

Kunjungan ke RSUD SSMA Kota Pontianak

Pada kunjungan ini Edi melihat langsung proses layanan serta kondisi di rumah sakit, terutama terkait kinerja baik keuangan maupun non-keuangan untuk tahun 2024. Edi menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap layanan dan kondisi rumah sakit.

Saat ini, RSUD Kota Pontianak tengah mempersiapkan operasional ruang Catheterization Laboratory (Cathlab). Cathlab adalah ruang pemeriksaan dan tindakan medis untuk mendiagnosis dan mengatasi penyakit jantung dan pembuluh darah. Cathlab juga dikenal sebagai ruang untuk Kateterisasi Jantung dan Angiografi.

“Kita berharap operasional Cathlab sudah bisa difungsikan pada Maret mendatang sebagai upaya untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat,” ujarnya usai melakukan peninjauan.

Baca juga : Kejari Kapuas Hulu Bantah Hilangkan Kasus KMP Batoe Poedja

Selain itu, ia juga menekankan perlunya penambahan sarana dan prasarana dalam rangka meningkatkan pelayanan rumah sakit, termasuk kebutuhan tenaga medis dan infrastrukturnya.

“Kesehatan membutuhkan ilmu dan keahlian khusus, sehingga penting untuk memastikan kesiapan operasional dari segi infrastruktur dan tenaga medis,” tambahnya.

Kunjungan Ke Instalasi Pengolahan Air (IPA)

Di lokasi IPA Nipah Kuning, Edi  mengatakan, progres pembangunan IPA Nipah Kuning masih berlangsung. Ia berharap fasilitas tersebut dapat beroperasi penuh pada awal tahun depan untuk meningkatkan layanan air bersih bagi masyarakat Pontianak.

“Target kami akhir tahun ini sudah mulai beroperasi dan bisa dimanfaatkan sepenuhnya,” ungkapnya.

Baca juga: Banjir, Konsekuensi Perusakan Alam yang Berlangsung Lama hingga Kini

Kapasitas IPA Nipah Kuning yang mencapai 300 liter per detik diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih yang selama ini belum tercover sepenuhnya. Dengan operasional penuh, diharapkan seluruh masyarakat kota Pontianak dapat terlayani dengan baik.

“Pemenuhan kebutuhan air bersih ini menjadi salah satu prioritas kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Edi.

Kunjungan kedua sektor layanan publik ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Pontianak dalam memastikan proyek-proyek strategis berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (Fik)