PKK Kota Pontianak Gandeng Konten Kreator Edukasi Cegah Stunting

Pj Ketua TP PKK Kota Pontianak Giarti Pancaksani Suwarsaningsih saat membuka stimulasi dan edukasi penanganan stunting. Foto: (Istimewa)

BERKABAR.CO.ID – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pontianak menggandeng sejumlah anak muda yang tergabung dalam Association Internationale des Étudiants en Sciences Économiques (AIESEC).

Kerjasama dengan asosiasi mahasiswa internasional di lingkungan Universitas Tanjungpura ini untuk ikut menekan angka stunting di Kota Pontianak.

Pj Ketua TP PKK Kota Pontianak Giarti Pancaksani Suwarsaningsih menuturkan, kolaborasi ini menjadi salah satu langkah inovatif dalam memberikan edukasi mencegah stunting melalui konten kreator.

“Ada materi yang akan melatih para volunter dalam pembuatan konten kreator yang tentu saat ini sedang diminati masyarakat sehingga mempercepat edukasi cara pencegahan dan penanganan yang sudah terdampak stunting,” ujar Giarti di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Senin (20/1) siang.

Menurutnya, keterlibatan gen Z  tentu akan berdampak baik pada upaya memberantas stunting. Giarti juga mengapresiasi ide kreatif segenap pemuda yang proaktif memahami kendala daerah sekitarnya. Ia berharap, ilmu yang disampaikan para narasumber dapat dipraktekkan para volunter seusai acara pelatihan dan pembekalan.

“12 anggota keluarga yang terdampak stunting turut dihadirkan, dengan tujuan keluarga yang sudah terdampak dapat memberikan pelayanan ataupun treatment yang sesuai dengan arahan yang disampaikan. ini untuk mempercepat pemulihan kondisi dari anak-anak yang sudah terdampak,” terang Giarti.

Ia menyebut, butuh penanganan yang komprehensif dan berkesinambungan oleh lintas sektor agar penanganan stunting dapat terlaksana dengan efektif. Ia mengajak seluruh anggota volunter dan para kader untuk memanfaatkan waktu serta memperkuat komitmen dalam melaksanakan berbagai upaya percepatan penurunan stunting di Kota Pontianak.

“Saya yakin dengan kerja keras dan sinergitas dari seluruh pihak, kita dapat mewujudkan generasi di Kota Pontianak yang sehat, cerdas, dan tangguh sebagai bonus demografi,” pungkasnya.(Fik)