Kalbar  

Tingkat Konsumsi Ikan di Kalbar Lebih Rendah dari Rata-Rata Nasional

Caption Foto: Tampak masyarakat membeli ikan untuk kebutuhan pokok, di Pasar Sore Ampera, Kota Pontianak beberapa waktu yang lalu.

BERKABAR.CO.ID – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Barat mengungkapkan bahwa tingkat konsumsi ikan di wilayah ini masih berada di bawah rata-rata nasional. Saat ini, konsumsi ikan di Kalimantan Barat tercatat sekitar 52 kilogram per kapita per tahun, sementara rata-rata nasional telah mendekati 62 kilogram per kapita per tahun.

Kepala DKP Provinsi Kalimantan Barat, Frans Zeno, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan angka konsumsi ikan di Kalbar. Menurutnya, beberapa faktor menyebabkan konsumsi ikan di daerah ini masih rendah, seperti asumsi masyarakat terhadap bau amis, banyaknya tulang, serta pengolahan ikan yang dianggap kurang menarik.

Frans berharap ke depan ada inovasi berupa produk olahan ikan yang lebih menarik dan mudah dikonsumsi masyarakat. Produk-produk tersebut diharapkan mampu mengubah persepsi masyarakat dan meningkatkan minat konsumsi ikan.

Lebih lanjut, Frans Zeno menegaskan bahwa DKP terus mendorong program edukasi dan sosialisasi tentang manfaat konsumsi ikan, baik untuk kesehatan maupun gizi masyarakat.

“Dengan edukasi yang tepat, kami berharap masyarakat lebih sadar akan pentingnya ikan sebagai sumber protein yang sehat dan berkualitas,” harapnya.

Upaya ini diharapkan dapat mendongkrak konsumsi ikan di Kalimantan Barat sehingga mampu mendekati bahkan melampaui rata-rata nasional.