BERKABAR.CO.ID – Prosesi serah terima jabatan (Sertijab) Menteri Keuangan berlangsung khidmat di Kantor Kementerian Keuangan pada Selasa 9 September 2025.
Acara ini menandai berakhirnya masa bakti Sri Mulyani Indrawati sekaligus dimulainya kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa, yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto sehari sebelumnya, Senin 8 September 2025.
Dalam sambutannya, Sri Mulyani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan selama menjabat.
Ia mengakui tugas mengelola keuangan negara penuh tantangan, mulai dari dampak geopolitik global, transformasi digital, hingga dinamika ekonomi yang fluktuatif.
Baca Juga : Mencekam! Rumah Menkeu Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa Dua Kali
“Merupakan suatu kehormatan dan keistimewaan bagi saya diberi kesempatan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara Indonesia. Saya berterima kasih atas kepercayaan dan kehormatan tersebut,” ujar Sri Mulyani.
Mantan Menkeu itu juga menekankan bahwa keberhasilan mengatasi berbagai krisis tak lepas dari kerja sama seluruh pihak.
Ia bahkan berterima kasih atas kritik membangun yang menurutnya berperan besar dalam memperbaiki kebijakan fiskal.
Baca Juga : Usai Dilantik, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6–7 Persen
Sri Mulyani pun menitipkan pesan penting kepada jajaran Kemenkeu agar mendukung penuh kepemimpinan baru Purbaya.
“Jaga Kementerian Keuangan sebagai pilar stabilitas dan instrumen penting untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Bantu dan dukung kepemimpinan baru dengan sepenuh hati,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Sri Mulyani resmi berpamitan dan meminta agar privasinya dihormati setelah tidak lagi menjabat.
“Saya pamit undur diri. Mohon mulai saat ini, ruang privasi kami sebagai warga negara biasa dapat dihormati,” tutupnya.
Baca Juga : Ditinggal Pergi ke Sambas, Rumah Warga Kubu Raya Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp 40 Juta
Sertijab ini sekaligus menjadi babak baru kepemimpinan Kementerian Keuangan. Publik kini menanti langkah strategis Purbaya dalam menjawab berbagai tantangan, termasuk menjaga stabilitas APBN dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. ***












