Sport  

Pedro Acosta: Comeback Marc Marquez ke Puncak MotoGP Setara dengan Michael Jordan!

Marc Marquez

BERKABAR.CO.ID – Bintang muda MotoGP Pedro Acosta memuji kebangkitan Marc Marquez menuju gelar juara dunia ketujuh sebagai salah satu comeback terbesar dalam sejarah olahraga dunia.

Menurutnya, perjalanan Marquez sejajar dengan kisah legendaris Michael Jordan yang kembali mendominasi NBA usai sempat beralih ke bisbol.

“Saya sudah mengatakan beberapa minggu lalu bahwa jelas Marc akan memenangkan kejuaraan. Tetapi ketika dia menang, itu akan menjadi salah satu comeback terbesar oleh seorang olahragawan dalam sejarah olahraga,” kata Acosta, dikutip dari Crash.

Pembalap KTM itu menegaskan, Marquez pantas disejajarkan dengan legenda olahraga Spanyol lain seperti Rafael Nadal (tenis), Fernando Alonso (F1), dan Pau Gasol (basket).

Baca Juga : Menpora Tinjau Kesiapan Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP Indonesia 2025

“Dia akan menjadi pembalap MotoGP pertama yang duduk di meja legenda Spanyol. Untuk itu, saya rasa ini akan menjadi salah satu comeback terbesar dalam olahraga,” ujarnya.

Marquez sebelumnya meraih enam gelar dalam tujuh musim bersama Honda sebelum masa sulit menghantam:

  • Cedera patah lengan parah di Jerez 2020.
  • Gangguan diplopia (penglihatan ganda).
  • Motor Honda yang tak lagi kompetitif.

Selama lima musim tanpa gelar, kariernya bahkan sempat diragukan. Namun, kebangkitan terjadi saat ia pindah ke Gresini Racing musim lalu, lalu direkrut tim pabrikan Ducati pada 2025.

Baca Juga : Bintang Pranata Sukma Sukses Raih Podium di Thailand Talent Cup

Hasilnya luar biasa: Marquez sukses memenangi 10 dari 14 grand prix musim ini, serta mencatat 14 kemenangan beruntun termasuk Sprint.

Catatan Sejarah MotoGP

Sejak MotoGP berdiri pada 1949, belum pernah ada pembalap yang mampu merebut kembali gelar kelas premier setelah gagal lebih dari tiga musim berturut-turut. Marquez kini berpeluang mematahkan rekor itu.

Dengan keunggulan poin sangat lebar dari rival terdekatnya, Marquez yang kini berusia 32 tahun bahkan berpotensi mengunci gelar juara dunia lebih cepat di Misano pekan depan, meski masih ada enam seri tersisa. ***