BERKABAR.CO.ID – Sebanyak 444 jemaah haji asal Kalimantan Barat yang tergabung di kloter 21 tiba di Asrama Haji Pontianak, Sabtu (6/7) siang. Rombongan ini terdiri dari jemaah asal Kabupaten Sambas dan Kubu Raya.
Kedatangan mereka disambut langsung Gubernur Kalbar, Ria Norsan bersama istri, serta jajaran Forkopimda dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalbar.
Suasana haru dan syukur menyelimuti proses penyambutan yang berlangsung hangat dan penuh doa.
“Kami ucapkan selamat datang kembali di Bumi Kalimantan Barat. Semoga semua menjadi haji dan hajjah yang mabrur, serta membawa keberkahan bagi keluarga dan daerah,” kata Norsan.
Baca juga: Humaira Maharani, Jemaah Haji Termuda Asal Sambas Berusia 18 Tahun
Para jemaah tiba di Bandara Internasional Supadio setelah menempuh perjalanan dari Debarkasi Batam di Bandara Hang Nadim. Setibanya di Asrama Haji, para jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan dan proses administrasi pemulangan sebelum kembali ke daerah asal masing-masing.
Norsan mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan setelah perjalanan jauh dan ibadah fisik yang cukup berat. Ia meminta para jemaah untuk beristirahat dengan cukup, menjaga imunitas, dan tetap menggunakan masker saat bertemu keluarga, sebagai bentuk kewaspadaan pasca-perjalanan internasional.
“Setelah perjuangan fisik dan spiritual di Tanah Suci, kini saatnya kembali menjalankan peran di tengah masyarakat dengan semangat haji yang mabrur. Menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, dan penuh kasih sayang,” tambahnya.
Baca juga: Gubernur Ria Norsan Tekankan Keikhlasan Petugas Haji Saat Bekerja
Berdasarkan data dari Kementerian Agama Kalimantan Barat, total jemaah haji tahun 2025 dari kalbar mencapai lebih dari 2.000 orang, yang dibagi ke dalam beberapa kloter dan diberangkatkan melalui embarkasi Batam.
Kementerian Agama juga mencatat bahwa secara nasional, pemulangan jemaah haji Indonesia berlangsung sejak 22 Juni 2025 hingga akhir Juli. Proses debarkasi dilakukan secara bertahap sesuai kloter masing-masing.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berupaya memastikan kelancaran kepulangan seluruh jemaah, termasuk dukungan fasilitas, transportasi, dan layanan kesehatan. (Reh)












