Menteri Gus Ipul Ingatkan Kepala Daerah Bersikap Objektif Seleksi Calon Siswa Sekolah Rakyat

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul)

BERKABAR.CO.ID – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengingatkan para kepala daerah untuk bersikap objektif dan tidak main-main dalam proses seleksi calon siswa Sekolah Rakyat.

“Seleksi peserta didik Sekolah Rakyat harus dilakukan seobjektif mungkin. Jangan ada main-main. Ini adalah amanah langsung dari Presiden,” tegas Gus Ipul.

Ia menekankan bahwa proses seleksi tidak melibatkan tes akademik. Anak-anak dari keluarga miskin berhak mendapatkan pendidikan gratis di Sekolah Rakyat, termasuk seragam, perlengkapan sekolah, serta kebutuhan makan dan minum yang sepenuhnya ditanggung negara.

Karena itu, Gus Ipul mengingatkan agar tidak ada penyimpangan dalam proses seleksi, mengingat program ini bertujuan memuliakan masyarakat miskin.

“Kalau kita tidak hati-hati, bisa-bisa muncul praktik KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) lagi dalam menentukan siapa yang masuk. Padahal ini program untuk memuliakan orang miskin,” ujarnya.

Baca Juga : 13 Tahun Sekolah Cerlang, Asah Generasi Alfa Belajar Berbasis Riset

Selain itu, Gus Ipul menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat juga diharapkan mampu mencegah tiga dosa besar dunia pendidikan yang masih kerap terjadi, yakni perundungan (bullying), kekerasan fisik dan seksual, serta intoleransi.

“Karena ini sekolah berasrama, kita perlu benar-benar menjaga dan mengelola dengan baik. Pendidikan karakter akan sangat penting di sini. Lewat peran bupati dan wali kota, kita bisa mencegah tiga dosa pendidikan sejak awal,” tambahnya.

Baca Juga : Satgas KTR Sidak Hotel, Sekolah, dan Kantor di Pontianak

Program Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, sekaligus membentuk generasi yang kuat secara karakter dan moral. ***