Data BPS, Laju Inflasi Tahunan Indonesia Tercatat 1,87 Persen di Bulan Juni 2025

Ilustrasi Inflasi

BERKABAR.CO.ID – Berdasarkan laporan resmi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), laju inflasi tahunan Indonesia pada Juni 2025 tercatat sebesar 1,87 persen, naik tipis dari bulan sebelumnya dan sedikit melampaui ekspektasi pasar yang memperkirakan angka 1,80 prsen.

Meski lebih tinggi dari proyeksi, angka ini tetap mencerminkan situasi inflasi yang stabil dan masih berada dalam target Bank Indonesia (BI) sebesar 2,5 persen ± 1 persen.

Para analis menilai kondisi ini menunjukkan inflasi tetap terkendali di tengah tekanan global dan pasokan domestik yang fluktuatif.

Pendorong utama inflasi pada bulan ini datang dari kenaikan harga pangan musiman, terutama cabai merah, bawang merah, serta beberapa komoditas perikanan.

Baca Juga : Angka Inflasi di Pontianak Terendah se-Kalbar Pasca Idulfitri 2025

Kenaikan harga terjadi menjelang libur sekolah dan momen kenaikan permintaan rumah tangga. Sementara itu, harga-harga seperti minyak goreng dan telur ayam justru mengalami penurunan, memberikan penyeimbang terhadap tekanan inflasi pangan.

Adapun inflasi inti, yang mengukur harga-harga di luar komponen yang mudah bergejolak seperti makanan dan energi, berada di angka 1,68 persen, menandakan permintaan domestik yang cukup stabil meskipun belum sepenuhnya pulih.

Bank Indonesia dalam pernyataan resminya menyatakan bahwa tingkat inflasi ini mendukung sikap moneter yang hati-hati dan terukur.

Baca Juga : Antisipasi Kenaikan Harga yang Ekstrem, Pemkot Rutin Monitoring Kondisi Inflasi di Pontianak

Dengan kondisi inflasi yang masih dalam jalur target. Dengan inflasi tetap rendah dan stabil, serta suku bunga acuan di level 5,50 persen, Indonesia dinilai masih berada pada jalur pemulihan ekonomi yang hati-hati namun berkelanjutan. ***