Rute dan Frekuensi Penerbangan Bandara Singkawang Terus Bertambah

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie

BERKABAR.CO.ID – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mei bangga atas perkembangan luar biasa yang ditunjukkan oleh Bandara Singkawang. Kemajuan ini melampaui ekspektasi awal yang dimiliki Pemerintah Kota Singkawang.

“Awalnya kita pikir penerbangan charter hanya akan terjadi sekitar tiga kali dalam seminggu. Tapi ternyata setelah charter rampung, langsung masuk ke tahap penerbangan reguler dengan frekuensi delapan kali dalam seminggu,” ucapnya, Jumat 30 Mei 2025.

Saat ini, penerbangan reguler dari Bandara Singkawang ke Jakarta telah tersedia Pulang Pergi (PP). Selain itu, pihak maskapai juga telah mengajukan penambahan jadwal baru.

Pada 12 Juni 2025, dijadwalkan penerbangan perdana rute Singkawang–Batam (PP). Tak hanya itu, pemerintah juga tengah menjajaki kemungkinan pembukaan beberapa rute baru.

“Kami sedang usulkan rute Singkawang–Surabaya, Singkawang–Yogyakarta, dan bahkan Singkawang–Medan kepada beberapa maskapai. Harapannya mereka bisa membuka akses ke Bandara Singkawang,” tambahnya.

Baca Juga : Bandara Supadio Pontianak Akan Buka Rute Penerbangan Internasional

Kemajuan infrastruktur ini dinilai membawa dampak besar bagi pengembangan Kota Singkawang. Aksesibilitas yang lebih cepat dari sebelumnya membutuhkan 4 hingga 5 jam perjalanan darat kini hanya sekitar 1 jam 20 menit melalui udara dipandang sebagai peluang emas bagi masuknya investasi ke kota ini.

“Dengan master plan yang kami miliki, saya terus melakukan presentasi kepada para pengusaha agar mau berinvestasi di Singkawang, terutama di sektor industri kecil,” ungkapnya.

Selain pengembangan rute penerbangan, pemerintah kota juga tengah menggandeng berbagai pihak termasuk organisasi Lion Air Group untuk mendukung inisiatif penghijauan di sekitar jalan Pasir Panjang serta pembangunan taman di area bandara.

Baca Juga : Pertamina Lakukan Pengisian Avtur Perdana di Bandara Singkawang

Proyek ini diharapkan dapat didukung melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), mengingat keterbatasan anggaran pemerintah.

“Harapannya dengan bantuan para donatur dan CSR, kita bisa membenahi kawasan bandara, termasuk taman dan fasilitas lainnya, meskipun anggaran kita saat ini masih terbatas. Tapi jalan menuju bandara akan selesai tahun ini,” jelasnya optimis.

Tjhai Chui Mei juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta para donatur yang telah memberikan kontribusi dalam bentuk CSR.

Baca Juga : Maskapai Penerbangan Dipinta Antisipasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2025

“Baik itu untuk pembangunan perpanjangan landasan pacu, terminal, dan fasilitas lainnya di Bandara Singkawang,” tutupnya. ***