Donald Trump Setujui Kerangka Kesepakatan Tarif Dengan Vietnam

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

BERKABAR.CO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi menyetujui kerangka kesepakatan tarif dengan Vietnam, beberapa hari sebelum batas waktu tarif balasan “Liberation Day” berakhir.

Mitra dagang Vietnam kini akan menghadapi tarif sebesar 20 persen untuk barang yang diekspor ke Amerika Serikat, kategori standar.

Barang yang hanya “transship” melalui Vietnam (biasanya barang dari China) akan dikenakan tarif 40 persen, jauh lebih ringan dibanding tarif 46 persen yang sempat diumumkan pada April lalu.

Sebagai imbalannya, Vietnam akan membuka pasar untuk produk Amerika Serikat dengan tarif nol persen, termasuk kendaraan besar seperti SUV dan produk pertanian.

Baca Juga : Kabar Gembira, Pemerintah Berikan Diskon Tarif Listrik Selama Bulan Juni dan juli 2025

Trump menyebut akan ada akses bebas tarif bagi ekspor Amerika Serikat ke Vietnam.

Pasar bereaksi positif. Saham sektor pakaian dan ritel Amerika Serikat, seperti Nike, menguat pasca-pengumuman.

Indeks saham utama Amerika Serikat seperti S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor tertinggi berkat sentimen kesepakatan dagang ini. Namun, sejumlah analis melihat hambatan struktural.

Baca Juga : 13 Tahun Mengabdi, Abdul Rahman Resmi Sandang Status ASN PPPK

Vietnam masih sangat bergantung pada batu bara dan energi terbarukan, bukan gas; dan automotif Amerika Serikat masih harus bersaing dengan Cina, Jepang, dan Korea. ***