BERKABAR.CO.ID – Usulan DPRD Kota Pontianak agar dilakukan pemasangan hidran di daerah padat permukiman yang rawan kebakaran didukung Pj Wali Kota Edi Suryanto .
Pemkot Pontianak melalui program CSR dari PDAM Tirta Khatulistiwa membangun hidran di 3 titik lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan. Ketiga titik itu yakni di Kecamatan Pontianak Selatan, Pontianak Tenggara dan Pontianak Utara.
Edi menuturkan, usulan yang disampaikan DPRD tersebut patut dipertimbangkan mengingat pentingnya penempatan hidran untuk meminimalisir risiko kebakaran di wilayah permukiman padat penduduk.
“Kami sangat mendukung usulan ini. Saat ini, ada tiga hidran yang sudah terpasang berkat dukungan dari PDAM melalui program CSR mereka. Kami sedang melakukan evaluasi terhadap efektivitasnya,” ujar Edi.
Baca juga : Pemkot Pontianak Uji Kelayakan 134 Kendaraan Operasional
Dia menyebutkan evaluasi ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan penambahan hidran di sejumlah lokasi strategis, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.
“Di permukiman padat, kebakaran sering kali sulit dijangkau oleh kendaraan pemadam kebakaran, terkadang ada kesulitan pasokan air. Oleh karena itu, pemasangan hidran sangat penting,” jelasnya.
Baca juga : Pemerintah akan Hapus Pungutan BPHTB dan PBG Rumah Bersubsidi
Ia juga menyampaikan bahwa masukan dari DPRD akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses evaluasi ini. Apabila tim evaluasi merekomendasikan penambahan hidran, maka pihaknya siap untuk menambah jumlah hidran sesuai kebutuhan.
“Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi potensi kebakaran di kawasan padat penduduk di Kota Pontianak,” pungkasnya.(Fik)












