MotoGP Mandalika Jadi Magnet Sport Tourism, Kemenpora Targetkan Sukses Besar

Ilustrasi MotoGP Mandalika 2025 gemini-2.5-flash-image-preview (nano-banana) gemini-2.0-flash-preview-image-generation Buatkan Gambar Ilustrasi Nilai tukar rupiah melemah seedream-4 gemini-2.5-flash-image-preview (nano-banana) Buatkan Gambar Ilustrasi Ekspor kopi instan Brasil gemini-2.5-flash-image-preview (nano-banana) gpt-image-1 Buatkan Gambar Ilustrsi Tarif Mobil Jepang alami penurunan gpt-image-1 gemini-2.5-flash-image-preview (nano-banana) Buatkan Gambar Ilustrasi Langit Gaza City kembali dipenuhi kepulan asap hitam Buatkan Gambar Ilustrasi Langit Gaza City kembali dipenuhi kepulan asap hitam photon seedream-3 Buatkan Gambar Ilustrasi Pangkalan di Bulan

BERKABAR.CO.ID – Hiruk pikuk persiapan ajang balap motor bergengsi dunia MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), semakin terasa.

Event yang akan berlangsung pada 3–5 Oktober 2025 itu kini memasuki tahap akhir persiapan. Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berkomitmen menjadikan Mandalika sebagai sorotan dunia sekaligus etalase sport tourism Indonesia.

“Kami ingin Indonesia tetap menjadi tuan rumah yang baik di mata dunia,” ujar Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, di Jakarta, Selasa 16 September 2025.

Mulai tahun ini, ajang MotoGP Mandalika dikelola langsung oleh Kemenpora. Taufik menegaskan, kementeriannya tidak hanya sekadar sebagai fasilitator, tetapi ikut mengawal penuh agar pelaksanaan berjalan sukses tanpa hambatan.

Baca Juga : Pedro Acosta: Comeback Marc Marquez ke Puncak MotoGP Setara dengan Michael Jordan!

Pada Senin 15 September 2025, Kemenpora bersama InJourney dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) kembali menggelar rapat koordinasi untuk memastikan seluruh aspek teknis, infrastruktur, hingga promosi tersinkronisasi dengan baik.

Salah satu hal penting yang menjadi sorotan Taufik adalah persoalan biaya lisensi atau hosting fee, yang wajib dipenuhi untuk memastikan Indonesia tetap bisa menjadi tuan rumah.

“Kami sudah mengetahui sejauh mana persiapan ajang ini. Beberapa kekurangan, khususnya terkait lisensi, harus dikomunikasikan dengan baik agar tidak menghambat jalannya event,” ungkap Taufik.

Direktur Utama InJourney, Maya Carolina Watono, menyampaikan bahwa persiapan MotoGP Mandalika 2025 sudah berjalan sesuai rencana.

Baca Juga : Menpora Tinjau Kesiapan Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP Indonesia 2025

Menurutnya, penyelenggaraan MotoGP di Mandalika yang kini memasuki tahun keempat telah membawa dampak positif bagi masyarakat NTB.

“Kelanjutan MotoGP ini adalah bagian dari sport tourism yang memberi manfaat ekonomi nyata. Mulai dari pariwisata, UMKM, hingga lapangan kerja masyarakat sekitar,” kata Maya.

Tidak hanya itu, hotel, restoran, transportasi lokal, hingga pelaku ekonomi kreatif juga diproyeksikan kembali merasakan lonjakan pendapatan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Selain aspek teknis balapan, sektor keamanan juga menjadi prioritas. Polres Lombok Tengah telah menegaskan siap memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang balapan.

Sirkuit Mandalika sendiri telah beberapa kali diuji coba dan dipastikan siap menjadi tuan rumah. Infrastruktur penunjang, mulai dari bandara, akses jalan, hingga fasilitas kesehatan, terus ditingkatkan untuk memberikan kenyamanan bagi pembalap, kru, dan penonton.

Baca Juga : Bintang Pranata Sukma Sukses Raih Podium di Thailand Talent Cup

MotoGP Mandalika bukan sekadar event olahraga, tetapi juga kesempatan emas untuk memperkenalkan Indonesia di panggung dunia.

Dengan panorama alam Lombok yang memukau, dukungan penuh pemerintah, serta antusiasme masyarakat, Indonesia ingin menunjukkan bahwa Mandalika layak disebut sebagai ikon sport tourism Asia Tenggara. ***