Pemkab Kubu Raya Gencar Tekan Kasus Kekerasan Terhadap Anak

Kepala DP3KB Kubu Raya, Dyah Tut Wuri Handayani saat ditemui, Rabu 13 Agustus 2025

BERKABAR.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak.

Kepala DP3KB Kubu Raya, Dyah Tut Wuri Handayani mengatakan sepanjang tahun 2024 tercatat 103 kasus kekerasan terhadap anak.

“Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2023,” ucapnya, Rabu 13 Agustus 2025.

Dyah mengungkapkan kenaikan ini tidak sepenuhnya mencerminkan bertambahnya kasus kekerasan.

Namun, adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk melapor serta ikut terlibat dalam pencegahan.

Baca Juga : Komitmen Polres Sambas Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Terhadap Anak

“Melalui wadah seperti Kelompok Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), para kader perlindungan anak di desa berperan aktif melaporkan kasus serta mendampingi korban,” jelasnya.

Sebelumnya, pada tahun 2023 Kubu Raya berhasil meraih predikat Kabupaten Layak Anak.

Predikat ini diraih berkat sinergi pemerintah daerah, baik eksekutif maupun legislatif dalam menyusun kebijakan, program dan kegiatan yang melindungi serta memberdayakan anak.

“Peran masyarakat juga tidak terlepas, terutama melalui keterlibatan kader PATBM dan Forum Anak Daerah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dyah menuturkan selain Forum Anak Daerah, pihaknya juga telah membina Forum Generasi Berencana (GB) yang mendorong anak-anak menjadi pelopor sekaligus pelapor kasus kekerasan.

Baca Juga : Nyaris Satu Tahun, Kakek Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Balita di Pontianak Tak Ditahan Polisi

Anggota forum tersebut dibekali pelatihan untuk menjadi pendidik sebaya (peer educator) dan konselor sebaya (peer counselor).

“Secara psikologis, anak biasanya lebih terbuka kepada teman sebayanya. Karena itu, kami memberikan pembekalan materi secara berkelanjutan agar mereka dapat memberikan dukungan dan pendampingan yang tepat,” pungkasnya. *** Zul