BERKABAR.CO.ID – Ayah Muhammad Rizal, Matsuri menyebutkan anaknya ikut event Begasak Vol II demi cita-citanya menjadi Polisi.
Karena menurutnya, Muhammad Rizal mendapatkan informasi dari temannya bahwa bisa masuk polisi lewat jalur prestasi.
“Dapat informasi dari temannya, katanya bisa masuk polisi lewat jalur prestasi. Ada kegiatan Begasak, jadi dia ikut,” ucapnya, Minggu (25/5) siang.
Baca juga: Tumpahan Oli di Bundaran Untan Pontianak Sebabkan Empat Motor Tergelincir
Namun, keinginan kuat Muhammad Rizal untuk menjadi anggota Polri melalui jalur prestasi berujung duka.
Rizal meninggal dunia usai mengikuti pertandingan Begasak Vol II yang digelar di Octo Sport & Lifestyle, Jalan Arteri Supadio, Kubu Raya pada 16-18 Mei 2025.
Matsuri menceritakan awalnya, Rizal aktif menjalani latihan fisik sebagai persiapan untuk mendaftar menjadi Bintara Polri.
Namun, Rizal dinyatakan gugur pada tahap tes kesehatan, tepatnya saat pemeriksaan gigi.
Baca juga: Cabuli Anak Dibawah Umur, Polres Sambas Ringkus 5 Pelaku
Karena tidak ada kegiatan lain, dia mencoba mencari jalur lain yaitu jalur prestasi. Rizal mengikuti pertandingan pada Sabtu (17/5) malam.
Nahas, pada saat istirahat pasca pertandingan, ia tiba-tiba pingsan dan segera dilarikan ke RS Medika Djaya Pontianak.
Setelah dirawat intensif selama satu minggu, Rizal meninggal sekitar pukul 06.15 Wib pada Sabtu (24/5) pagi.
“Berdasarkan keterangan dokter, penyebab kematian Rizal diduga karena kecapekan,” ungkapnya.
Baca juga: Tiga Pelajar Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran di Desa Kapur Kubu Raya, Satu Diantaranya Masih SD
Jenazah Rizal dimakamkan pada hari yang sama, sekitar pukul 10.30 WIB.
Menurut keluarga, Rizal dikenal sebagai sosok yang pendiam namun pekerja keras.
Bahkan di tengah persiapan bertanding, Rizal tetap bekerja setiap harinya.
“Meskipun malamnya tanding, siangnya dia masih sempat bekerja,” pungkas Matsuri.(Zul)












