BERKABAR.CO.ID – Kontes ikan arwana yang digelar oleh Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk (APPS) di Pontianak bukan sekadar ajang pamer keindahan, tetapi juga menjadi magnet perputaran uang bernilai miliaran rupiah.
Salah satu sorotan utama dalam acara ini adalah kategori Large, yang diperuntukkan bagi ikan arwana berukuran di atas 51 sentimeter.
Ikan yang keluar sebagai pemenang utama dalam kelas ini berhasil menyabet gelar Best of the Best dan memperoleh hadiah Rp100 juta. Namun, nilai ekonominya jauh lebih mencengangkan, ikan tersebut kemudian dilepas ke tangan kolektor asal Cina dengan harga fantastis Rp700 juta.
Ketua Panitia APPS, Junardi, menyampaikan bahwa arwana tersebut telah melalui tiga pemilik berbeda sebelum akhirnya berpindah ke tangan pembeli internasional.
“Awalnya ikan ini dimiliki oleh kolektor dari Jakarta, lalu berpindah ke pemilik kedua, dan kini menjadi milik kolektor dari Cina setelah kontes,” ujarnya, di Pontianak Convention Center (PCC) Kota Pontianak, Minggu, (4/5).
Junardi juga memaparkan bahwa penilaian di kategori besar mempertimbangkan sejumlah aspek seperti warna dengan bobot penilaian tertinggi, kehalusan kulit, gaya berenang, hingga tampilan keseluruhan.
”Selain prestasi individu, kontes ini turut mencerminkan geliat ekonomi dalam dunia ikan hias. Menurut Junardi, total nilai transaksi yang terjadi selama ajang berlangsung diperkirakan menembus angka Rp5 miliar, ungkapnya.
Lebih lanjut, Junardi mengatakan, banyak ikan arwana berkualitas tinggi diburu oleh pembeli internasional, utamanya dari Cina, Singapura, Vietnam, dan Thailand.
”Menariknya, kontes ini tidak hanya menjadi ajang nasional. Sebanyak delapan hingga sembilan negara turut berpartisipasi, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah. Beberapa negara yang ambil bagian antara lain Cina, Jepang, Thailand, Singapura, dan Vietnam, memperkuat posisi arwana sebagai komoditas ekspor bernilai tinggi,” tukasnya.












