BERKABAR.CO.ID – Menari bukan sekadar hobi bagi Kusmindari Triwati, melainkan sudah menjadi bagian dari jiwa dan raganya sejak kecil.
Lahir di tahun 1964 dan tumbuh dalam keluarga pecinta seni di Kalimantan Barat, Kusmindari telah mengenal dunia tari sejak usia taman kanak-kanak. Baginya, menari adalah bentuk kesenangan batin yang tak ternilai.
“Menari itu seperti panggilan jiwa. Saya tidak bisa lepas dari tari, sampai sekarang di usia 61 tahun pun saya masih menikmatinya,” ungkap Kusmindari Kamis (1/5).
Kecintaannya terhadap tari tak hanya membawanya berprestasi, tetapi juga mengantarkannya menjelajahi berbagai negara di Eropa.
“Dengan menari, saya bisa keliling Eropa dan mendapatkan banyak pengalaman serta prestasi yang membanggakan,” katanya.
Tak hanya sebagai penari, sejak tahun 1983 Kusmindari juga menekuni dunia koreografi. Ia bangga melihat perkembangan seni tari di Kalimantan Barat yang semakin maju, terutama dengan munculnya banyak koreografer muda yang kreatif.
“Anak-anak sekarang luar biasa dalam hal kreativitas. Saya bangga. Tapi saya berpesan, jangan lupakan akar budaya kita,” tuturnya. (Mrd)












